FRASTIO UMBARA, NIM : 202021004 (2026) PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA ANAK DIBAWAH UMUR YANG MELAKUKAN KEKERASAN FISIK DAN SEKSUAL DI KECAMATAN SUKARAMI KOTA PALEMBANG (Putusan Nomor 50/Pid.Sus-Anak/2024/PN Plg). Skripsi thesis, Fakultas Hukum.
|
Text
502021004_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text
502021004_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (375kB) |
||
|
Text
502021004_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (448kB) |
||
|
Text
502021004_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (210kB) |
||
|
Text
502021004_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (255kB) |
||
|
Text
502021004_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
||
|
Text
502021004_COVER SAMPAI LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus kekerasan fisik dan seksual yang melibatkan anak di bawah umur sebagai pelaku, salah satunya sebagaimana tercermin dalam Putusan Nomor 50/Pid.Sus-Anak/2024/PN Plg di Kecamatan Sukarami, Kota Palembang. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana pertanggungjawaban pidana anak di bawah umur dalam kasus tersebut serta bagaimana pengaturan hukum pidana anak di Indonesia mengatur hal serupa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pertanggungjawaban pidana anak yang melakukan kekerasan fisik dan seksual berdasarkan putusan pengadilan serta menelaah kesesuaian penerapannya dengan ketentuan hukum positif, khususnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA) dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan hakim, bahan hukum sekunder berupa literatur dan karya ilmiah, serta bahan hukum tersier sebagai penunjang. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif untuk menilai penerapan hukum dalam putusan tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tindak pidana yang dilakukan anak tergolong berat karena menyebabkan kematian korban, majelis hakim tetap menjatuhkan pidana dengan mempertimbangkan prinsip keadilan restoratif, yaitu penjatuhan pidana penjara selama 10 tahun dan pelatihan kerja selama 1 tahun. Putusan ini mencerminkan upaya penyeimbangan antara kepastian hukum, perlindungan korban, dan kepentingan terbaik bagi anak pelaku. Kata kunci: Pertanggungjawaban pidana, anak di bawah umur, kekerasan fisik, kekerasan seksual, putusan pengadilan
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing 1. Dr. Serlika Aprita, S.H., M.H 2. Dr. Angga Saputra, S.H., M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Pertanggungjawaban pidana, anak di bawah umur, kekerasan fisik, kekerasan seksual, putusan pengadilan |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 06:16 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 06:16 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36547 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
