DIKY WAHYU PRATAMA, NIM : 502022213 (2026) ANALISIS YURIDIS TERHADAP KEPEMILIKAN HAK CIPTA ATAS KARYA CIPTA DALAM HUBUNGAN KEDINASAN (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 35/PDT.SUS-HAK CIPTA/2020/PN NIAGA JAKARTA PUSAT) HALAMAN JUDUL. Skripsi thesis, Fakultas Hukum.
|
Text
502022213_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
502022213_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (642kB) |
||
|
Text
502022213_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (661kB) |
||
|
Text
502022213_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (363kB) |
||
|
Text
502022213_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (321kB) |
||
|
Text
502022213_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text
502022213_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK ANALISIS YURIDIS TERHADAP KEPEMILIKAN HAK CIPTA ATAS KARYA CIPTA DALAM HUBUNGAN KEDINASAN (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 35/PDT.SUS-HAK CIPTA/2020/PN NIAGA JAKARTA PUSAT) DIKY WAHYU PRATAMA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai kepemilikan hak cipta atas karya cipta yang lahir dalam hubungan kedinasan serta mengkaji pertimbangan hukum hakim dalam Putusan Nomor 35/Pdt.Sus-Hak Cipta/2020/PN Niaga Jakarta Pusat. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya permasalahan hukum mengenai batas kepemilikan hak cipta antara pencipta sebagai individu dan instansi atau lembaga tempat pencipta menjalankan tugas kedinasan. Sengketa tersebut menimbulkan ketidakpastian hukum, khususnya terkait pemisahan antara hak moral dan hak ekonomi atas suatu ciptaan. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi bagaimana pengaturan hukum kepemilikan hak cipta dalam hubungan kedinasan menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan bagaimana analisis yuridis terhadap pertimbangan hakim dalam putusan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data penelitian diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hubungan kedinasan, hak moral tetap melekat pada pencipta, sedangkan hak ekonomi pada prinsipnya dapat menjadi milik instansi atau pemberi kerja sepanjang ciptaan dibuat dalam pelaksanaan tugas resmi, kecuali diperjanjikan lain. Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menegaskan pentingnya perlindungan hak pencipta serta kepastian hukum dalam menentukan pihak yang berhak atas manfaat ekonomi suatu ciptaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan pengaturan kontraktual dan regulasi internal yang lebih jelas untuk mencegah sengketa serupa di masa mendatang. Kata Kunci: hak cipta, hubungan kedinasan, hak ekonomi, hak moral, kepemilikan
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing 1. Atika Ismail, S.H., M.H 2. Dr. Serlika Aprita, S.H., M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: hak cipta, hubungan kedinasan, hak ekonomi, hak moral, kepemilikan |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Perdata |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 03:11 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 03:11 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36496 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
