ANALISIS KEKUATAN ALAT BUKTI DALAM PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (STUDI PUTUSAN NOMOR 236/PID.B/2025/PN BTA)

REFIE RULIANSYAH, NIM : 502022234 (2026) ANALISIS KEKUATAN ALAT BUKTI DALAM PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (STUDI PUTUSAN NOMOR 236/PID.B/2025/PN BTA). Skripsi thesis, Fakultas Hukum.

[img]
Preview
Text
502022234_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text
502022234_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (633kB)
[img] Text
502022234_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (582kB)
[img] Text
502022234_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (365kB)
[img] Text
502022234_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (482kB)
[img] Text
502022234_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
502022234_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK ANALISIS KEKUATAN ALAT BUKTI DALAM PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (STUDI PUTUSAN NOMOR 236/PID.B/2025/PN BTA) REFIE RULIANSYAH Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembuktian dalam perkara pidana, khususnya dalam tindak pidana pembunuhan berencana yang memerlukan ketelitian dalam menilai kekuatan alat bukti serta pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan alat bukti dalam pembuktian tindak pidana pembunuhan berencana serta untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menilai dan menggunakan alat bukti dalam Putusan Nomor 236/Pid.B/2025/PN BTA. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu dengan menganalisis bahan hukum primer berupa putusan pengadilan dan peraturan perundang-undangan, serta bahan hukum sekunder berupa literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuktian dalam perkara tersebut telah memenuhi ketentuan hukum acara pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 183 dan Pasal 184 KUHAP, yaitu didasarkan pada sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah serta keyakinan hakim. Keterangan saksi sebagai alat bukti utama didukung oleh alat bukti lain seperti visum et repertum dan keterangan terdakwa, sehingga membentuk rangkaian fakta yang saling berkaitan dan memperkuat satu sama lain dalam membuktikan unsur tindak pidana pembunuhan berencana selain itu, pertimbangan hakim dalam putusan tersebut didasarkan pada fakta-fakta persidangan, kesesuaian antar alat bukti, serta pemenuhan unsur-unsur tindak pidana. Hakim juga mempertimbangkan aspek yuridis dan non-yuridis dalam menjatuhkan pidana. Dengan demikian, putusan hakim telah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, meskipun dari aspek akademis masih terdapat ruang untuk penguatan argumentasi hukum secara lebih sistematis. Kata Kunci: Keterangan Saksi, Pembuktian, Pembunuhan Berencana, Alat Bukti, Pertimbangan Hakim.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing 1. Hj. Susiana Kifli, S.H., M.H. 2. M. Adi Saputra, S.H.,M.Kn
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Keterangan Saksi, Pembuktian, Pembunuhan Berencana, Alat Bukti, Pertimbangan Hakim.
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Pidana
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Hukum
Date Deposited: 02 Jun 2026 03:10
Last Modified: 02 Jun 2026 03:10
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36484

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.