Rulan Febri Anarki, NIM : 502021031 (2026) PERAN SERTA PENYIDIK KEPOLISIAN DALAM PROSES PENANGANAN TINDAK PIDANA TERORISME DI INDONESIA. Skripsi thesis, Fakultas Hukum.
|
Text
502021031_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (728kB) | Preview |
|
|
Text
502021031_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (325kB) |
||
|
Text
502021031_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (332kB) |
||
|
Text
502021031_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (191kB) |
||
|
Text
502021031_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (191kB) |
||
|
Text
502021031_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text
502021031_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK PERAN SERTA PENYIDIK KEPOLISIAN DALAM PROSES PENANGANAN TINDAK PIDANA TERORISME DI INDONESIA RULAN FEBRI ANARKI Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) adalah salah satu lembaga penegak hukum yang bertanggung jawab di bawah presiden. Penelitian ini mengkaji (1) Bagaimana peran serta penyidik kepolisian dalam proses penanganan tidak pidana terorisme, (2) Apakah faktor penghambat penyidik kepolisian dalam menagani tindak pidana terorisme di Indonesia. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran penyidik kepolisian dalam proses penangan tindak pidana terorisme di Indonesia berperan melakukan penyelidikan tindak pidana terorisme dengan melakukan pemeriksaan TKP, melakukan penangkapan terhadap tersangka pelaku terorisme, melakukan penyidikan untuk menguji dugaan tindak pidana terorisme dengan mencari dan mengumpulkan bukti-bukti, melakukan serangkaian tindakan yang diatur dalam undang-undang, termasuk pencarian bukti, pemeriksaan saksi, dan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan penahanan terhadap tersangka pelaku tindak pidana terorisme untuk kepentingan penyidikan, melakukan penyidikan bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk melakukan penindakan dan pencegahan tindak pidana terorisme, Penyidik POLRI memiliki peran penting dalam membuktikan keterlibatan tersangka dalam tindak pidana terorisme dengan mengumpulkan dan menyajikan bukti-bukti yang relevan di persidangan. Hambatan penyidikan tindak pidana terorisme menurut hukum di Indonesia yaitu penyidik selalu kesulitan dalam pencarian bukti-bukti awal, pemeriksaan kepada pelaku yang merasa dalam posisi benar, pelaku di duga mengalami gangguan kejiwaan, rendahnya pendidikan terhadap pelaku, serta sikap pelaku tindak pidana terorisme yang bersikeras tidak melakukan perbuatan terorisme Kata Kunci : Penyidik Kepolisian, Tidak Pidana, Terorisme.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing 1. Dr. Serlika Aprita. S.H., M.H. 2. Muhammad Taufiq, S.H., M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : Penyidik Kepolisian, Tidak Pidana, Terorisme. |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 06:51 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 06:51 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36431 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
