ZHALIFUNNAS TSABITUL AZMI, NIM. 502022305 (2026) EFEKTIVITAS PEMBEBASAN BERSYARAT DALAM PENANGGULANGAN OVERCROWDING DI LAPAS KELAS 1 PALEMBANG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG.
|
Text
502022305_BAB I_DAFTAR_PUSTAKA.pdf - Published Version Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
502022305_BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (560kB) |
||
|
Text
502022305_BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (493kB) |
||
|
Text
502022305_BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (323kB) |
||
|
Text
502022305_DAFTAR_PUSTAKA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (332kB) |
||
|
Text
502022305_LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (887kB) |
||
|
Text
502022305_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Permasalahan overcrowding di lembaga pemasyarakatan merupakan isu serius dalam sistem pemasyarakatan di Indonesia yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara jumlah narapidana dan kapasitas hunian. Kondisi ini. berdampak pada menurunnya kualitas pembinaan, keterbatasan fasilitas, serta meningkatnya potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui program pembebasan bersyarat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris. dengan pendekatan yuridis sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara dengan petugas Lapas Kelas 1 Palembang, observasi langsung terhadap kondisi lapas, serta studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur yang relevan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembebasan bersyarat di Lapas Kelas Palembang telah berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Program ini berkontribusi dalam mengurangi jumlah penghuni lapas sehingga membantu menekan tingkat overcrowding. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa prosedur administrasi yang relatif panjang, keterbatasan sumber daya manusia dalam pengawasan, serta adanya stigma masyarakat terhadap narapidana yang memperoleh pembebasan bersyarat. Kesimpulan: Pembebasan bersyarat dapat dinilai cukup efektif sebagai salah satu upaya dalam penanggulangan overcrowding di Lapas Kelas I Palembang. Namun, untuk meningkatkan efektivitasnya diperlukan perbaikan sistem administrasi, peningkatan kualitas dan kuantitas petugas pemasyarakatan, serta optimalisasi sosialisasi kepada masyarakat
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing 1: Susiana kifli, S.H.,M.H 2: Desni raspita, S.H.,M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Pembebasan Bersyarat, Overcrowding,Pemasyarakatan, Narapidana. |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 16 May 2026 06:10 |
| Last Modified: | 16 May 2026 06:10 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36322 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
