ALDI SAPUTRA, NIM.502022246 (2026) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP ADOPSI ANAK SECARA ILEGAL SEBAGAI MODUS TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 21 TAHUN 2007 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 11/PID.SUS/2019/PN.LGS). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
502022246_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (790kB) | Preview |
|
|
Text
502022246_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (140kB) |
||
|
Text
502022246_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (89kB) |
||
|
Text
502022246_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (20kB) |
||
|
Text
502022246_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (61kB) |
||
|
Text
502022246_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
||
|
Text
502022246_Cover_sampai_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik adopsi anak secara ilegal yang dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana perdagangan orang menurut Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana adopsi anak secara ilegal dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana perdagangan orang serta bagaimana pengaturan hukumnya menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Sumber data yang digunakan meliputi bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, bahan hukum sekunder berupa buku dan jurnal hukum, serta bahan hukum tersier berupa kamus dan ensiklopedia hukum. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik adopsi anak secara ilegal dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana perdagangan orang apabila dalam proses tersebut terdapat unsur perekrutan, pemindahan, atau penyerahan anak yang disertai dengan pemberian imbalan atau keuntungan tertentu. Hal ini sebagaimana terlihat dalam Putusan Nomor 11/Pid.Sus/2019/PN.Lgs, di mana majelis hakim menyatakan para terdakwa terbukti bersalah karena membantu proses pengangkatan anak yang dilakukan tanpa prosedur hukum dan disertai adanya transaksi uang. Dengan demikian, praktik adopsi anak yang dilakukan secara ilegal berpotensi menjadi modus operandi tindak pidana perdagangan orang dan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Dr.Reny Okpirianti S.H.,M.Hum 2. Syahriati Fakhriah,S.H.,M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Adopsi Anak Ilegal, Perdagangan Orang, Perlindungan Anak, Hukum Pidana. |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 13 May 2026 06:25 |
| Last Modified: | 13 May 2026 06:25 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36246 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
