JAZZICA MASITOH, 502022229 (2026) PENERAPAN PIDANA PENJARA TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA PEMERKOSAAN YANG MENGAKIBATKAN KORBAN MENINGGAL DUNIA. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
502022229_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
502022229_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (346kB) |
||
|
Text
502022229_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (367kB) |
||
|
Text
502022229_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (287kB) |
||
|
Text
502022229_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (267kB) |
||
|
Text
502022229_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
||
|
Text
502022229_Cover_Sampai_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Anak sebagai pelaku tindak pidana memiliki perlakuan khusus dalam sistem peradilan pidana anak yang mengedepankan prinsip pembinaan, perlindungan, dan kepentingan terbaik bagi anak, di mana pidana penjara ditempatkan sebagai upaya terakhir (ultimum remedium) dan lebih mengutamakan pendekatan pembinaan serta rehabilitasi. Namun, dalam tindak pidana berat seperti pemerkosaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, penerapan pidana penjara terhadap anak sering menimbulkan perdebatan karena adanya tuntutan keadilan dari korban, keluarga korban, dan masyarakat, sehingga diperlukan kejelasan mengenai penerapan pidana penjara terhadap anak serta pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana pada perkara tersebut. Berdasarkan hal tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan pidana penjara terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana pemerkosaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia serta bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pidana penjara terhadap anak tetap mengacu pada Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak dengan prinsip ultimum remedium, namun dapat diterapkan dalam tindak pidana berat dengan mempertimbangkan batas maksimum pidana anak, kepentingan terbaik bagi anak, serta rasa keadilan masyarakat dan perlindungan terhadap korban, sedangkan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana dilakukan secara komprehensif melalui aspek yuridis berupa unsur tindak pidana, alat bukti, dan ketentuan peraturan perundang-undangan serta aspek non yuridis berupa kondisi psikologis anak, latar belakang keluarga, dampak terhadap korban, dan lingkungan sosial, sehingga penerapan pidana penjara tetap memperhatikan prinsip perlindungan anak tanpa mengabaikan keadilan hukum.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1. Drs. Edy Kastro, S.H., M.Hum 2. Febrina Hertika Rani, S.H., M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Pidana Penjara, Pelaku Anak, Pertimbangan Hakim |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 13 May 2026 04:08 |
| Last Modified: | 13 May 2026 04:08 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36211 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
