ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA (ADR) DALAM PERKARA SENGKETA TANAH ANTARA PT PERTAMINA DENGAN MASYARAKAT DESA SINAR RAMBANG KECAMATAN RAMBANG KAPAK TENGAH KOTA PRABUMULIH

RIZFADHIL ZHAFRAN, NIM.502022219 (2026) ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA (ADR) DALAM PERKARA SENGKETA TANAH ANTARA PT PERTAMINA DENGAN MASYARAKAT DESA SINAR RAMBANG KECAMATAN RAMBANG KAPAK TENGAH KOTA PRABUMULIH. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img]
Preview
Text
502022219_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview
[img] Text
502022219_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (618kB)
[img] Text
502022219_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (684kB)
[img] Text
502022219_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (409kB)
[img] Text
502022219_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (518kB)
[img] Text
502022219_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text
502022219_Cover_sampai_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya konflik pertanahan di Indonesia yang tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga sosial, ekonomi, dan hubungan kemasyarakatan. Sengketa tanah antara PT Pertamina dan masyarakat Desa Sinar Rambang, Kecamatan Rambang Kapak Tengah, Kota Prabumulih, mencerminkan kompleksitas permasalahan agraria yang memerlukan penyelesaian yang efektif, efisien, dan berkeadilan. Dalam konteks tersebut, Alternative Dispute Resolution (ADR) menjadi alternatif penyelesaian sengketa di luar pengadilan yang mengedepankan prinsip musyawarah mufakat dan partisipasi aktif para pihak. Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada pelaksanaan ADR dalam penyelesaian sengketa tersebut serta hambatan dan faktor pendukung yang memengaruhi keberhasilannya.Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-empiris dengan menggabungkan data primer berupa hasil wawancara dengan pihak terkait dan data sekunder yang diperoleh dari peraturan perundang-undangan serta literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan ADR melalui mediasi berjalan secara efektif dengan tahapan yang sistematis, dimulai dari pemanggilan para pihak, proses dialog yang difasilitasi oleh pemerintah desa dan kecamatan, hingga tercapainya kesepakatan tertulis yang disetujui bersama.Hambatan yang muncul dalam pelaksanaan ADR antara lain perbedaan kepentingan para pihak dan keterbatasan pemahaman hukum masyarakat. Namun, hambatan tersebut dapat diminimalisir melalui komunikasi yang terbuka, adanya itikad baik dari para pihak, serta peran fasilitator yang netral dan kompeten. Adapun faktor pendukung keberhasilan ADR meliputi meningkatnya kesadaran hukum masyarakat, komitmen untuk menyelesaikan sengketa secara damai, serta adanya ruang dialog yang inklusif dan partisipatif.Kesimpulannya, ADR terbukti efektif dalam menyelesaikan sengketa tanah ini dengan menghasilkan solusi yang bersifat win-win, menjaga hubungan sosial, serta menciptakan rekonsiliasi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas mediasi oleh pemerintah daerah, peningkatan transparansi perusahaan, serta sosialisasi berkelanjutan mengenai mekanisme ADR kepada masyarakat guna mengoptimalkan penyelesaian sengketa di masa depan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: 1. HENDRI S. S.H.,M.Hum 2. HENDRA APRIANTO,S.H.,M.H
Uncontrolled Keywords: Alternative Dispute Resolution (ADR), sengketa tanah,, PT Pertamina, Desa Sinar Rambang
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Perdata
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Hukum
Date Deposited: 11 May 2026 06:51
Last Modified: 11 May 2026 06:51
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36147

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.