PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERDAGANGAN SATWA LIAR DALAM KAITANNYA DENGAN KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI (STUDI PUTUSAN NOMOR 1408/PID.SUS-LH/2024/PN PLG)

Agita Natalia, NIM. 502022172 (2026) PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERDAGANGAN SATWA LIAR DALAM KAITANNYA DENGAN KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI (STUDI PUTUSAN NOMOR 1408/PID.SUS-LH/2024/PN PLG). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img]
Preview
Text
502022172_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text
502022172_BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (293kB)
[img] Text
502022172_BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (178kB)
[img] Text
502022172_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (81kB)
[img] Text
502022172_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only

Download (119kB)
[img] Text
502022172_LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
502022172_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat keanekaragaman hayati tertinggi di dunia, yang ditandai dengan melimpahnya spesies flora dan fauna, termasuk satwa liar yang memiliki nilai ekologis, sosial, dan ekonomi. Namun demikian, kekayaan hayati tersebut menghadapi berbagai ancaman, salah satunya adalah perdagangan ilegal satwa liar yang dilindungi. Praktik ini tidak hanya melanggar ketentuan hukum yang berlaku, tetapi juga mengancam kelestarian spesies serta keseimbangan ekosistem. Pemerintah Indonesia telah mengatur perlindungan satwa liar melalui berbagai peraturan perundang-undangan, salah satunya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya yang kemudian diperbarui melalui Undang- Undang Nomor 32 Tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim terhadap pelaku tindak pidana perdagangan satwa liar yang dilindungi serta mengetahui penegakan hukum terhadap pelaku dalam Putusan Nomor 1408/Pid.Sus-LH/2024/PN Plg. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Sumber data yang digunakan berupa data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer seperti peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, dan literatur ilmiah yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui penelitian kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Hakim menyatakan seluruh unsur tindak pidana telah terpenuhi. Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan memperdagangkan bagian dari satwa yang dilindungi, yaitu cula badak, serta terbukti turut serta bersama pelaku lain dalam melakukan perbuatan tersebut. Berdasarkan alat bukti yang sah, termasuk hasil pemeriksaan laboratorium forensik, hakim menjatuhkan pidana kepada terdakwa berupa pidana penjara selama 4 (empat) tahun dan denda sebesar Rp500.000.000,00. Putusan ini menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap perdagangan satwa liar dilindungi merupakan upaya penting dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: 1. Luil Maknun,S.H.,M.H. 2. Ledy Wila Yustini,S.H.,M.H
Uncontrolled Keywords: pertimbangan hakim, perdagangan satwa liar, satwa dilindungi, konservasi keanekaragaman hayati.
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Pidana
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Hukum
Date Deposited: 06 May 2026 07:35
Last Modified: 06 May 2026 07:35
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/35759

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.