PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU YANG MENGGUNAKAN IDENTITAS PALSU UNTUK MELAMAR PEKERJAAN (STUDI PUTUSAN NOMOR 635/PID.B/2020/PN.MKS)

PRETY DWI LARA, NIM. 502022032 (2026) PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU YANG MENGGUNAKAN IDENTITAS PALSU UNTUK MELAMAR PEKERJAAN (STUDI PUTUSAN NOMOR 635/PID.B/2020/PN.MKS). Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG.

[img]
Preview
Text
502022032_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text
502022032_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (599kB)
[img] Text
502022032_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (568kB)
[img] Text
502022032_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (615kB)
[img] Text
502022032_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (549kB)
[img] Text
502022032_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (628kB)
[img] Text
502022032_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penggunaan identitas palsu dalam proses pelamaran kerja merupakan salah satu bentuk perbuatan melawan hukum yang dapat menimbulkan kerugian bagi perusahaan serta merusak kepercayaan terhadap sistem rekrutmen tenaga kerja. Dalam perspektif hukum pidana, perbuatan tersebut dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana pemalsuan dokumen sebagaimana diatur dalam Pasal 263 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketentuan hukum pidana terhadap penggunaan identitas palsu oleh pelamar kerja serta menganalisis pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Makassar Nomor 635/Pid.B/2020/PN.Mks. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana ketentuan hukum pidana terhadap penggunaan identitas palsu oleh pelamar kerja sebagai bentuk tindak pidana pemalsuan dokumen, dan (2) bagaimana pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku yang menggunakan identitas palsu untuk melamar pekerjaan berdasarkan putusan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer berupa KUHP dan Putusan Pengadilan Negeri Makassar Nomor 635/Pid.B/2020/PN.Mks serta bahan hukum sekunder berupa buku dan literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan identitas palsu dalam pelamaran kerja dapat memenuhi unsur tindak pidana pemalsuan surat sebagaimana diatur dalam Pasal 263 KUHP apabila terdapat perbuatan membuat atau menggunakan surat palsu yang menimbulkan kerugian bagi pihak lain. Berdasarkan putusan tersebut, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pemalsuan dokumen sehingga dijatuhi pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kata Kunci: Identitas Palsu, Pekerjaan, Pertanggungjawaban Pidana, Pelaku.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing 1. Dr. Helwan Kasra,S.H.,M.Hum 2. Dea Justicia Ardha, S.H.,M.H.
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Identitas Palsu, Pekerjaan, Pertanggungjawaban Pidana, Pelaku.
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Pidana
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Hukum
Date Deposited: 07 May 2026 02:49
Last Modified: 07 May 2026 02:49
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/35639

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.