NANDA ARISMA, NIM. 502022027 (2026) PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PEMILIK KENDARAAN YANG DIGUNAKAN OLEH ORANG LAIN DALAM MELAKUKAN TINDAK PIDANA (STUDI KASUS POLRES OKI KAYU AGUNG). Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG.
|
Text
502022027_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
502022027_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (352kB) |
||
|
Text
502022027_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (314kB) |
||
|
Text
502022027_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (193kB) |
||
|
Text
502022027_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (247kB) |
||
|
Text
502022027_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text
502022027_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN_compressed.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Kendaraan bermotor memiliki peranan penting dalam menunjang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Namun, peningkatan penggunaannya juga menimbulkan persoalan hukum, khususnya ketika kendaraan digunakan oleh pihak lain untuk melakukan tindak pidana tanpa sepengetahuan pemilik. Permasalahan ini menimbulkan perdebatan terkait batas pertanggungjawaban pidana pemilik kendaraan, terutama dalam kaitannya dengan asas kesalahan (geen straf zonder schuld) dan unsur mens rea. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pertanggungjawaban pidana pemilik kendaraan yang tidak mengetahui penyalahgunaan kendaraannya serta mengkaji penerapan hukum oleh penyidik Polres Ogan Komering Ilir (OKI) Kayu Agung dalam menentukan unsur kesalahan pemilik kendaraan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan peraturan terkait, serta didukung dengan analisis terhadap praktik penyidikan di Polres OKI Kayu Agung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilik kendaraan yang tidak mengetahui penggunaan kendaraannya untuk melakukan tindak pidana pada prinsipnya tidak dapat dimintai pertanggungjawaban pidana karena tidak terpenuhinya unsur kesalahan, baik dalam bentuk kesengajaan (dolus) maupun kealpaan (culpa). Pertanggungjawaban pidana hanya dapat dibebankan apabila terbukti adanya unsur kesengajaan atau kelalaian yang signifikan serta terdapat hubungan kausal antara perbuatan pemilik dengan tindak pidana yang terjadi. Selain itu, penerapan hukum oleh penyidik Polres OKI Kayu Agung dalam menentukan mens rea dilakukan melalui pembuktian yang mengacu pada alat bukti yang sah, dengan menitikberatkan pada analisis hubungan antara pemilik dan pelaku, riwayat peminjaman kendaraan, serta adanya indikasi pengetahuan atau persetujuan terhadap penggunaan kendaraan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa penentuan pertanggungjawaban pidana tidak didasarkan pada status kepemilikan semata, melainkan pada terpenuhinya unsur kesalahan secara hukum, sehingga mencerminkan prinsip keadilan, kepastian hukum, dan perlindungan terhadap hak asasi manusia. Kata Kunci: Pertanggungjawaban pidana, pemilik kendaraan, tindak pidana, mens rea, asas kesalahan, hukum pidana.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : 1. Luil Maknun, S.H., M.H 2. Abdul Jafar, S.H., M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Pertanggungjawaban pidana, pemilik kendaraan, tindak pidana, mens rea, asas kesalahan, hukum pidana. |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana Hukum Islam |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 06 May 2026 06:55 |
| Last Modified: | 06 May 2026 06:55 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/35625 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
