M Satria Rizqullah, NIM.502022290 (2026) PERAN AHLI FORENSIK DALAM PROSES PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PEMALSUAN TANDA TANGAN MENURUT HUKUM ACARA PIDANA. Tugas Akhir thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG.
|
Text
502022290_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
502022290_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (342kB) |
||
|
Text
502022290_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (346kB) |
||
|
Text
502022290_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (176kB) |
||
|
Text
502022290_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (207kB) |
||
|
Text
502022290_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (590kB) |
||
|
Text
502022290_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Manaknya pemalsuan dokumen yang berdampak pada kerugian hukum dan hilangnya kepercayaan publik terhadap keabsahan dokumen. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran ahli forensik dalam proses pembuktian tindak pidana pemalsnan tanda tangan menurut hukum acara pidana serta bagaimana kendala yang dihadapi olels ahli forensik dalam pembuktian tindak pidana pemalsuan tanda tangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis peran ahli forensik dalam proses pembuktian tindak pidana pemalsuan tanda tangan serta untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh ahli forensik dalam proses pembuktian tersebut. Penclitian ini menggemakan metode hukum empiris melalui wawancara dan analisis terhadap praktik pembuktian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterangan ahli forensik dokumen memiliki kedudukan sebagai alat bukti yang sah dan strategis dalam sistem pembuktian, karena mampo memberikan penjelasan ilmiah mengenai keaslian atau pemalsuan tanda tangan melalui analisis teknis terhadap tekanan tinta, pola guresan, karakteristik tulisan, dan pembandingan dengan sampel autentik. Peran tersebut. membantu hakim dalam membentuk keyakinan berdasarkan sistem pembuktian. menurut undang-undang secara negatif, sehingga putusan tidak hanya bertumpu pade aspek formal alat bukti, tetapi juga pada pertimbangan rasional dan objektif Penelitian ini juga menemukan adanya kendala teknis, keterbatasan fasilitas, serta hambatan prosedural dalam praktik pemeriksaan forensik dokumen. Dengan demikian, keberadaan ahli forensik menjadi unsur penting dalam menjamin kebenaran materiil, kepastian hukum, dan keadilan dalam penanganan perkara. pemalsuun tanda tangan.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing 1: Yudistira Rusydi, S.H.,M.Hum 2: Febrina Hertika Rani, S.H.,M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci alli forensik pembuktian, pemalsuan tanda tangan; hukum acara pidana; keterangan ahli. |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 08 May 2026 04:02 |
| Last Modified: | 08 May 2026 04:02 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/35516 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
