PENERAPAN ASAS KEHATI-HATIAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA DEEPFAKE PORNOGRAFI DALAM PUTUSAN PENGADILAN NEGERI GRESIK NOMOR 265/Pid.Sus/2024/PN Gsk

AMANDA MARSELIA PUTRI, NIM. 502022161 (2026) PENERAPAN ASAS KEHATI-HATIAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA DEEPFAKE PORNOGRAFI DALAM PUTUSAN PENGADILAN NEGERI GRESIK NOMOR 265/Pid.Sus/2024/PN Gsk. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img]
Preview
Text
502022161_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text
502022161_BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (592kB)
[img] Text
502022161_BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (601kB)
[img] Text
502022161_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (542kB)
[img] Text
502022161_DAFTAR_PUSTAKA.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only

Download (492kB)
[img] Text
502022161_LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (923kB)
[img] Text
502022161_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN..pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membawa perubahan signifikan dalam pola kejahatan, khususnya di ranah kejahatan siber. Salah satu bentuk kejahatan siber yang berkembang saat ini adalah penyalahgunaan teknologi deepfake dalam konten pornografi. Deepfake merupakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang mampu memanipulasi foto, video, maupun audio seseorang sehingga menyerupai kondisi aslinya. Adapun rumusan masalah pada peneitian iniialah bagaimana penerapan asas kehati-hatian terhadap pelaku tindak pidana deepfake pornografi dalam putusan Pengadilan Negeri Gresik Nomor 265/Pid.Sus/2024/PN Gsk, serta bagaimana dasar pertimbangan hakim terhadap pelaku tindak pidana deepfake Ipornografi dalam Putusan Pengadilan Negeri Gresik Nomor 265/Pid.Sus/2024PN Gsk. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan data yang diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdakwa tidak menerapkan asas kehati-hatian dalam pemanfaatan teknologi informasi, yang tercermin dari kesengajaan dalam membuat dan menyebarluaskan konten bermuatan kesusilaan. Meskipun asas kehati-hatian tidak disebutkan secara eksplisit, pertimbangan hakim secara substantif telah mencerminkan asas tersebut melalui penilaian unsur kesengajaan dan tanpa hak. Serta dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan didasarkan pada alat bukti yang sah dan keyakinan hakim sesuai dengan sistem pembuktian dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, yang diperoleh dari keterangan saksi, keterangan terdakwa, serta barang bukti elektronik yang diajukan di persidangan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: 1. Dr. Mulyadi Tanzili, S.H., M.H. 2. Febrina Hertika Rani, S.H., M.H.
Uncontrolled Keywords: Asas Kehati-hatian, Deepfake, Pornografi, Putusan Pengadilan
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Pidana
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Hukum
Date Deposited: 23 Apr 2026 03:47
Last Modified: 23 Apr 2026 03:47
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/34978

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.