M. GILANG PUTRA PERDANA, NIM : 502022053 (2026) PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE SEBAGAI UPAYA NON LITIGASI DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN DI KEPOLISIAN RESOR (POLRES) OGAN KOMERING ULU. Skripsi thesis, Fakultas Hukum.
|
Text
502022053_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (947kB) | Preview |
|
|
Text
502022053_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (393kB) |
||
|
Text
502022053_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (361kB) |
||
|
Text
502022053_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (242kB) |
||
|
Text
502022053_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (242kB) |
||
|
Text
502022053_ LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
||
|
Text
502022053_COVER SAMPAI LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
ABSTRAK PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE SEBAGAI UPAYA NON LITIGASI DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN DI KEPOLISIAN RESOR (POLRES) OGAN KOMERING ULU M. GILANG PUTRA PERDANA 502022053 Restorative Justice merupakan suatu pendekatan penyelesaian perkara pidana yang berfokus pada pemulihan hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat tanpa melalui jalur peradilan formal. Pendekatan ini banyak diterapkan di wilayah hukum Polres Ogan Komering Ulu sebagai alternatif penyelesaian terhadap kasus-kasus tindak pidana penganiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi penerapan restorative justice serta menilai mekanisme penyelesaian perkara secara non litigasi di tingkat kepolisian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara dengan aparat Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu dan studi literatur terhadap peraturan serta kebijakan hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan restorative justice di Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu telah berjalan cukup efektif dalam menangani perkara tindak pidana penganiayaan. Pendekatan ini mampu memulihkan hubungan sosial antara pelaku dan korban sekaligus mengurangi beban perkara yang masuk ke pengadilan. Meski demikian, penerapannya masih menghadapi sejumlah kendala, seperti minimnya pemahaman masyarakat mengenai konsep keadilan restoratif, keterbatasan sumber daya aparat dalam pelaksanaan mediasi, serta belum optimalnya koordinasi antar lembaga penegak hukum. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, pelatihan bagi aparat kepolisian, serta penguatan regulasi agar pelaksanaan restorative justice di wilayah hukum Polres Ogan Komering Ulu dapat berlangsung secara lebih konsisten, efisien, dan berkeadilan. Kata Kunci: Restorative Justice, Non Litigasi, Tindak Pidana Penganiayaan, Kepolisian, Polres Ogan Komering Ulu
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing 1. Dr. Darmadi Djufri, S.H., M.H 2. Wicaksono Putra Hariyadi, S.H., M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Restorative Justice, Non Litigasi, Tindak Pidana Penganiayaan, Kepolisian, Polres Ogan Komering Ulu |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 02:53 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 02:53 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/34888 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
