ELSA APRILIANA PUTRI, NIM 502022310 (2026) PELAKSANAAN DEPORTASI OLEH KANTOR IMIGRASI KELAS I TEMPAT PEMERIKSAAN IMIGRASI (TPI) PALEMBANG TERHADAP PELAKU PELANGGARAN IZIN TINGGAL MELEBIHI BATAS WAKTU (OVERSTAY). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
502022310_BAB 1_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (2MB) | Preview |
|
|
Text
502022310_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (626kB) |
||
|
Text
502022310_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (503kB) |
||
|
Text
502022310_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (223kB) |
||
|
Text
502022310_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (371kB) |
||
|
Text
502022310_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
||
|
Text
502022310_COVER_SAMPAI_AKHIR.pdf Restricted to Repository staff only Download (12MB) |
Abstract
Deportasi merupakan salah satu tindakan administratif keimigrasian yang dilakukan oleh pejabat imigrasi terhadap orang asing yang berada di wilayah Indonesia dan terbukti melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan keimigrasian, salah satunya adalah pelanggaran izin tinggal melebihi batas waktu (overstay). Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Palembang memiliki kewenangan dalam melaksanakan pengawasan dan penindakan terhadap orang asing yang melakukan pelanggaran keimigrasian, termasuk tindakan deportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan deportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang terhadap pelaku pelanggaran izin tinggal melebihi batas waktu (overstay), serta untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum empiris. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, observasi, serta studi kepustakaan yang berkaitan dengan peraturan perundang-undangan dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan deportasi terhadap pelaku overstay di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pengawasan dan penemuan pelanggaran, pemeriksaan terhadap orang asing, penetapan tindakan administratif keimigrasian, penempatan di ruang detensi imigrasi apabila diperlukan, serta pelaksanaan deportasi ke negara asal yang bersangkutan. Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa kendala, antara lain keterbatasan dokumen perjalanan, lamanya proses administrasi, keterbatasan sarana dan prasarana, serta kurangnya kerja sama dari pihak orang asing yang bersangkutan. Meskipun demikian, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang telah melaksanakan deportasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk itu, pelaksanaan deportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang terhadap pelaku pelanggaran izin tinggal melebihi batas waktu (overstay) telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku, meskipun masih terdapat beberapa kendala yang memerlukan perhatian dan perbaikan untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum keimigrasian.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1. Dr. H. Erli Salia, S.H., M.H. 2. Dea Justicia Ardha, S.H., M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | Deportasi, Overstay, Orang Asing. |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 04:38 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 04:38 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/34884 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
