METTA SELFIRA WAHYUDIN, NIM. 502020082 (2024) AKIBAT HUKUM WANPRESTASI KONSUMEN DALAM PERJANJIAN PINJAMAN ONLINE PADA FITUR SHOPEEPAY LATER. Skripsi thesis, FAKULTAS HUKUM.
|
Text
502020082_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
502020082_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (463kB) |
||
|
Text
502020082_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (432kB) |
||
|
Text
502020082_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (270kB) |
||
|
Text
502020082_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (390kB) |
||
|
Text
502020082_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (917kB) |
||
|
Text
502020082_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK AKIBAT HUKUM WANPRESTASI KONSUMEN DALAM PERJANJIAN PINJAMAN ONLINE PADA FITUR SHOPEEPAY LATER Metta Selfira Wahyudin 502020082 Istilah wanprestasi tidak terlepas dengan adanya suatu perjanjian. Biasanya perjanjian dibuat oleh para pihak atas dasar kesepakatan yang telah disetujui bersama. Walaupun demikian, perjanjian tersebut kadang kala tidak berjalan dengan lancar dikarenakan salah satu pihak melakukan wanprestasi atau ingkar janji. Dengan adanya hal tersebut, maka timbul akibat hukum yang akan diberikan kepada pihak yang melakukan wanprestasi. Salah satunya dalam wanprestasi pinjaman shopeepay later. Konsumen shopee yang meminjam atau melakukan pembayaran menggunakan shopeepay later seringkali mengingkari perjanjian yang ada, contohnya tidak membayar tagihan tepat waktu ataupun tidak membayar sama sekali tagihan tersebut. Permasalahan dalam penelitian ini untuk mengetahui akibat hukum wanprestasi konsumen dalam perjanjian pinjaman online pada fitur shopeepay later dan mengetahui bagaimana penyelesaian sengketa wanprestasi dalam perjanjian pinjaman online shopeepay later tersebut. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian hukum normatif yang diambil dari data sekunder dengan mengelola data dari bahan hukum sekunder, bahan hukum primer dan bahan hukum tersier. Dari hasil penelitian yang didapat, akibat hukum wanprestasi konsumen dalam perjanjian pinjaman online pada fitur shopeepay later yaitu konsumen akan mendapatkan notifikasi terlambat membayar, tidak dapat belanja menggunakan shopeepay later, pihak shopee akan menghubungi konsumen melalui nomor telepon maupun langsung melakukan penagihan lapangan, serta dicatatnya keterlambatan tersebut pada sistem layanan informasi otoritas jasa keuangan. Sedangkan penyelesaian sengketa wanprestasi tersebut dilakukan secara internal antara pihak shopee dan konsumen. Kata Kunci: Wanprestasi, Perjanjian, Shopeepay Later
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing 1. Dr. Mulyadi Tanzili, SH.,MH 2. H. Yudistira Rusydi. SH.,M.Hum |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Wanprestasi, Perjanjian, Shopeepay Later |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Perdata |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 24 May 2024 00:16 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 02:34 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/29462 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
