FATYA ARTHA MELANIE, NIM : 502020208 (2024) PENANGANAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN SATWA LIAR YANG DILINDUNGI DI BALAI PENGAMANAN DAN PENEGAKAN HUKUM LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN SEKSI III WILAYAH PALEMBANG. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
502020208_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (878kB) | Preview |
|
|
Text
502020208_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (616kB) |
||
|
Text
502020208_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (601kB) |
||
|
Text
502020208_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (14kB) |
||
|
Text
502020208_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (237kB) |
||
|
Text
502020208_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
||
|
Text
502020208_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK PENANGANAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN SATWA LIAR YANG DILINDUNGI DI BALAI PENGAMANAN DAN PENEGAKAN HUKUM LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN SEKSI III WILAYAH PALEMBANG FATYA ARTHA MELANIE 502020208 Salah satu kekayaan sumber daya alam hayati yang ada di Indonesia yaitu dapat dilihat dari satwa yang ada, baik yang dilindungi maupun tidak dilindungi oleh pemerintah. Tetapi pada kenyataannya terdapat satwa yang dilindungi oleh pemerintah diperjualbelikan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab guna menguntungkan dirinya sendiri tanpa melihat dampak yang akan ditimbulkan dari tindakannya tersebut. Permasalahan dari penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pengaturan sanksi pidana terhadap pelaku perdagangan satwa yang dilindungi dan 2) Bagaimana bentuk pertanggungjawaban terhadap pelaku perdagangan satwa yang dilindungi. Metode pendekatan yang digunakan dalam penulisan yaitu pendekatan secara yuridis empiris sebagai data lengkap guna memperoleh suatu hasil yang benar dan objektif. Perdagangan satwa liar yang dilindungi merupakan suatu tindakan pidana yang memiliki pengaruh besar bagi keseimbangan ekosistem makhluk hidup di alam. Maraknya kasus perdagangan ilegal satwa liar yang dilindungi ini diakibatkan kurangnya kesadaran masyarakat akan kelestarian alam serta keseimbangan Adapun hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengaturan mengenai sanksi bagi pelaku perdagangan satwa yang dilindungi terdapat pada Pasal 40 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya serta bentuk pertanggungjawaban yang dikenakan kepada pelaku tersebut yang telah terbukti melakukan perdagangan satwa yang dilindungi yaitu pertanggungjawaban pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur tindakan tersebut. Kata Kunci : Sanksi Pidana, Perdagangan Ilegal Satwa Liar yang Dilindungi, Pertanggungjawaban pidana
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing 1. Dr. Hasanal Mulkan, S.H., M.H 2. Dr. Serlika Aprita, S.H., M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : Sanksi Pidana, Perdagangan Ilegal Satwa Liar yang Dilindungi, Pertanggungjawaban pidana |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 20 May 2024 00:31 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 03:24 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/29352 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
