MUHAMMAD SURYA INDO SYAPUTRA, NIM : 502020292 (2024) PENERAPAN SANKSI PIDANA TERHADAP PELAKU PEMBUNUHAN YANG DISERTAI MUTILASI PADA ANAK DILIHAT DARI PERSPEKTIF HUKUM PIDANA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG.
|
Text
502020292_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (2MB) | Preview |
|
|
Text
502020292_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (844kB) |
||
|
Text
502020292_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (568kB) |
||
|
Text
502020292_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (422kB) |
||
|
Text
502020292_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (528kB) |
||
|
Text
502020292_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text
502020292_Cover_sampai_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK PENERAPAN SANKSI PIDANA TERHADAP PELAKU PEMBUNUHAN YANG DISERTAI MUTILASI PADA ANAK DILIHAT DARI PERSPEKTIF HUKUM PIDANA MUHAMMAD SURYA INDO SYAPUTRA Tingkat kejahatan dan kriminalitas di Indonesia semakin meningkat sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan perkembangan industri yang pesat. Kekerasan, penipuan, pemerkosaan, dan bahkan tindak pembunuhan merupakan realitas sosial yang mengkhawatirkan. Bentuk-bentuk tindak pidana, seperti pembunuhan dan penganiayaan, telah mengalami perkembangan dalam berbagai modus operan di seiring evolusi kehidupan manusia. Pembunuhan yang keji dan sadis, termasuk penyiksaan, pemerkosaan, pembakaran, bahkan mutilasi - memotong tubuh korban menjadi beberapa bagian, semakin sering terjadi. Di Indonesia, Pasal 340 KUHP Pembunuhan dengan mutilasi tergolong dalam penganiayaan berencana. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi 1. Bagaimana sanksi pidana yang akan diterapkan terhadap pembunuhan yang disertai mutilasi pada anak. 2. Bagaimana upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk memberantas pembunuhan yang disertai mutilasi terhadap anak. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif. Penerapan Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Kejahatan Mutilasi Menurut Pasal 340 yang berbunyi "barang siapa sengaja dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain, di ancam karena pembunuhan dengan rencana (moord) dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 (dua puluh) tahun. Penanggulangan terhadap kejahatan pembunuhan dengan mutilasi adalah dengan mengembangkan tingkah laku melalui pendidikan, memperluas atau memperdalam tradisi, mengadakan kontak atau saling pengertian antara manusia yang mengutamakan penilaian norma-norma adalah cara yang baik untuk menanggulangi kejahatan pembunuhan mutilasi, dan bagi aparat penegak hukum khususnya satuan Reserse Kriminal sebagai unsur utama yang paling awal dalam menghadapi kejahatan dan pelaku kejahatan, bertugas melaksanakan kegiatan penanggulangan kejahatan guna mewujudkan situasi yang nyaman dan terkendali. Kata Kunci : Sanksi Pidana, Pembunuhan, Mutilasi, Mutilasi Pada Anak, Hukum Pidana
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing I : Dr. RENY OKPIRIANTI, SH., M.HUM Pembimbing II : Dr. MARTINI, SH., MH |
| Uncontrolled Keywords: | Sanksi Pidana, Pembunuhan, Mutilasi, Mutilasi Pada Anak, Hukum Pidana |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 16 May 2024 00:33 |
| Last Modified: | 08 Aug 2026 04:26 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/29209 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
