AUDY MARSHANDA BEREMAU, NIM. 502020186 (2024) TANGGUNG JAWAB HUKUM PIHAK BANK TERHADAP NASABAH YANG MENGALAMI SKIMMING BERDASARKAN HUKUM PERBANKAN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
502020186_BAB I_ DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
502020186_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (405kB) |
|
|
Text
502020186_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (399kB) |
|
|
Text
502020186_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (167kB) |
|
|
Text
502020186_DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (303kB) |
|
|
Text
502020186_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
502020186_COVER_Sampai_ LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Bank sebagai lembaga utama dibidang keuangan diharapkan dapat menjaga kepercayaan masyarakat atas simpanan yang ditanamkan kepadanya. Mengingat tugas tersebut memiliki sifat yang berbeda antara yang satu dengan yang lainnya, peraturan atas industri perbankan nasional mutlak diperlukan untuk menjaga keseimbangan di antara tugas tugas diatas. Dalam hal ini peranan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan sebagai otoritas perbankan nasional ditanah air menjadi sangat strategis. Rumusan masalah dalam penelitisan ini meliputi Bagaimanakah tanggung jawab hukum pihak bank terhadap nasabah yang mengalami skimming berdasarkan hukum perbankan? Bagaimanakah peran hukum perbankan dalam melindungi nasabah yang mengalami skimming berdasarkan hukum perbankan? Metode Penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif. Untuk mengetahui tanggung jawab hukum pihak bank terhadap nasabah yang mengalami skimming berdasarkan hukum perbankan. Tugas utama bank adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit. Hubungan antara bank dengan nasabah didasarkan pada perjanjian. Nasabah berhak mendapat ganti rugi jika mengalami kerugian akibat kesalahan atau kelalaian bank. Jika bank menolak memberikan ganti rugi, nasabah dapat mengajukan pengaduan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hukum perbankan berperan penting dalam mengatur dan mengawasi perbankan di Indonesia. Tujuannya adalah melindungi nasabah, menjaga stabilitas sistem keuangan, dan memperkuat peran perbankan dalam pembangunan nasional. Dalam kasus card skimming yang merugikan nasabah, nasabah berhak mendapat ganti rugi, pelaku skimming dapat dijerat hukum, dan meningkatkan kesadaran nasabah. Tanggung jawab bank untuk memberikan ganti rugi kepada nasabah yang mengalami kerugian akibat card skimming tergantung kebijakan internal bank tersebut.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : 1. Dr. Nur Husni Emilson, SH., SP.N., MH 2. Heni Marlina, SH., MH |
| Uncontrolled Keywords: | Tanggung Jawab, Hukum Perbankan, Nasabah, Pihak Bank, Skimming |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Perbankan dan Asuransi |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 15 May 2024 02:27 |
| Last Modified: | 08 Aug 2026 04:01 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/29148 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
