IMPLEMENTASI ASAS EQUALITY BEFORE THE LAW TERHADAP PELAKU DAN KORBAN KEJAHATAN DALAM PROSES PERADILAN PIDANA

M. ANDRE MUARIF, NIM. 502020052 (2024) IMPLEMENTASI ASAS EQUALITY BEFORE THE LAW TERHADAP PELAKU DAN KORBAN KEJAHATAN DALAM PROSES PERADILAN PIDANA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG.

[img]
Preview
Text
502020052_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text
502020052_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (123kB)
[img] Text
502020052_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (179kB)
[img] Text
502020052_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12kB)
[img] Text
502020052_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (95kB)
[img] Text
502020052_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
502020052_Cover_Sampai_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK IMPLEMENTASI ASAS EQUALITY BEFORE THE LAW TERHADAP PELAKU DAN KORBAN KEJAHATAN DALAM PROSES PERADILAN PIDANA M. ANDRE MUARIF NIM. 502020052 Asas kesamaan warga negara di hadapan hukum (equality before the law) sebagaimana diatur dalam Pasal 27 Ayat (1) UUD 1945 secara ideal harus dilaksanakan dalam proses penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana. Permasalahan penelitian ini adalah: Bagaimanakah implementasi asas equality before the law terhadap pelaku dan korban kejahatan dalam proses peradilan pidana ?dan apakah faktor penghambat implementasi asas equality before the law dalam penegakan hukum? Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif, sumber data yang berasal dari kepustakaan,baik berupa buku-buku, kitab-kitab, jurnal- jurnal dan dokumen-dokumen peraturan perundang-undangan seperti;Kitab undang- undang hukum pidana (KUHP) yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan alat pengumpulan data yaitu:Studi kepustakaan, atau studi dokumen ( documentary ) untuk mengumpulkan data sekunder yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Hasil yang ditemukan ialah Perlakuan yang sama di muka hukum, tanpa diskriminasi merupakan salah satu dari sepuluh asas yang mengatur perlindungan KUHAP terhadap keluhuran harkat dan martabat manusia, Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi asas equality before the law dalam penegakan hukum dilaksanakan oleh aparat penegak hukum yaitu Kepolisian dengan melaksanakan penyidikan, Kejaksaan dengan menyusun dakwaan dan penuntutan serta hakim pengadilan dengan menjatuhkan pidana terhadap pelaku tindak pidana, dengan tidak membeda-bedakan latar belakang pelaku dan mengedepankan kesamaan warga negara di hadapan hukum, sehingga pemidanaan hanya diterapkan terhadap pelaku yang terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana. Faktor- faktor yang menjadi penghambat implementasi asas equality before the law dalam penegakan hukum terdiri dari faktor substansi hukum, faktor penegak hukum, faktor sarana dan fasilitas dalam penegakan hukum, faktor masyarakat dan faktor budaya. Dari kelima faktor tersebut, maka faktor yang paling dominan adalah faktor penegak hukum. Hal ini disebabkan karena tidak semua penegak hukum (penyidik) penguasaan yang baik terhadap perkembangan teknologi informasi dan belum adanya unit cyber dalam institusi penegak hukum. Kata Kunci : Implementasi, Equality Before the Law, Penegakan Hukum.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Dosen Pembimbing I : Rosmawati, S.H., M.H Dosen Pembimbing II : Hj. Siti Mardiyati, S.H., M.H
Uncontrolled Keywords: Implementasi, Equality Before the Law, Penegakan Hukum.
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Pidana
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Hukum
Date Deposited: 13 May 2024 06:40
Last Modified: 27 Aug 2026 06:30
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/29019

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.