TRIE SUKA ARDHANA, NIM. 502020167 (2024) PROSES PEMBUKTIAN DALAM TINDAK PIDANA PROSTITUSI MELALUI MEDIA SOSIAL DENGAN MENGGUNAKAN DOKUMEN ELEKTRONIK. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
502020167_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
502020167_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (216kB) |
||
|
Text
502020167_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (214kB) |
||
|
Text
502020167_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (9kB) |
||
|
Text
502020167_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (17kB) |
||
|
Text
502020167_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text
502020167_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK PROSES PEMBUKTIAN DALAM TINDAK PIDANA PROSTITUSI MELALUI MEDIA SOSIAL DENGAN MENGGUNAKAN DOKUMEN ELEKTRONIK TRIE SUKA ARDHANA Yang menjadi permasalahan dalam skripsi ini adalah sebagai berikut : 1. Bagaimanakah pengaturan mengenai alat bukti elektronik dalam tindak pidana prostitusi di media sosial ? 2. Bagaimanakah proses pembuktian dalam tindak pidana prostitusi melalui media sosial dengan menggunakan dokumen elektronik ? Selaras dengan tujuan yang bermaksud untuk mengetahui pengaturan mengenai alat bukti elektronik dalam tindak pidana prostitusi di media sosial dan proses pembuktian dalam tindak pidana prostitusi melalui media sosial dengan menggunakan dokumen elektronik, maka jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normative yang bersifat deskriptif (menggambarkan), oleh karenanya tidak bermaksud untuk menguji hipotesa. Teknik penggumpulan data dititikberatkan kepada penelitian kepustakaan dengan cara mengkaji bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Teknik pengolahan data dilakukan dengan menerapkan cara analisis isi (Content Analisys) untuk selanjutnya dikontruksikan ke dalam suatu kesimpulan. Berdasarkan hasil pembahasan yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : 1. Pengaturan mengenai alat bukti elektronik dalam tindak pidana prostitusi di media sosial diatur dalam Pasal 5 ayat (1) dan (2) jo. Pasal 6 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang menentukan bahwa dokumen elektronik atau hasil cetaknya merupakan alat bukti yang sah dan dapat digunakan di muka persidangan, sepanjang informasi yang tercantum didalamnya dapat diakses, ditampilkan, dijamin keutuhannya, dan dapat dipertanggung jawabkan, sehingga menerangkan suatu keadaan. 2. Proses pembuktian dalam tindak pidana prostitusi melalui media sosial dengan menggunakan dokumen elektronik mulai dari penyidikan, penuntutan, pemeriksaan sidang pengadilan, putusan, dan upaya hukum. Oleh karena itu pembahasan secara mendalam dilakukan terhadap tiap tahap mekanisme penegakan hukum yang diatur dalam Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Kata Kunci : Alat bukti elektronik dalam tindak pidana prostitusi online
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing 1. Luil Maknun, SH. MH 2. Heni Marlina, SH. MH |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : Alat bukti elektronik dalam tindak pidana prostitusi online |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 08 May 2024 04:51 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 06:31 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/28634 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
