PEMBAGIAN HARTA BERSAMA DALAM PERKAWINAN POLIGAMI MENURUT UNDANG-UNDANG NO 1 TAHUN 1974

LARA AMINATI, NIM. 502018023 (2022) PEMBAGIAN HARTA BERSAMA DALAM PERKAWINAN POLIGAMI MENURUT UNDANG-UNDANG NO 1 TAHUN 1974. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img]
Preview
Text
502018023_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
502018023_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (494kB)
[img] Text
502018023_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (481kB)
[img] Text
502018023_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (330kB)
[img] Text
502018023_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (365kB)
[img] Text
502018023_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (743kB)
[img] Text
502018023_Cover_sampai_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK PEMBAGIAN HARTA BERSAMA DALAM PERKAWINAN POLIGAMI MENURUT UNDANG-UNDANG NO. 1 TAHUN 1974 LARA AMINATI 502018023 Salah satu masalah perkawinan yang masih terjadi polemik yang menimbulkan pro dan kontra yang terjadi dalam masyarakat adalah poligami. Poligami dapat menimbulkan permasalahan sosial yang memicu pertengkaran dalam rumah tangga,. seorang laki-laki yang memiliki istri lebih dari seorang maka akan timbul suatu sengketa mengenai harta bersama dari pernikahan tesebut, sehingga diperlukanlah suatu aturan yang jelas mengenai pembagian harta tersebut. Tujuan dalam skripsi ini adalah untuk mengetahui pembagian harta bersama setelah berakhirnya perkawinan poligami menurut UU Nomor 1 tahun 1974 dan untuk mengetahui hambatan-hambatan yang terdapat dalam pembagian harta bersama dalam perkawinan poligami serta upaya penyelesaiannya. Selaras dengan tujuan maka penyusunan skripsi ini menggunakan metodologi penelitian hukum normatif, jenis dan sumber data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang terdapat dalam kepustakaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan lebih dikenal dengan metode kepustakaan (library research). Teknik analisa data yang digunakan adalah kualitatif. Berdasarkan hasil pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa didalam undangundang No.1 tahun 1974 di sebutkan bahwa harta benda yang diperoleh selama perkawinan menjadi harta bersama. harta bersama menurut UU No.1 tahun 1974 pasal 35-37 adalah harta benda yang diperoleh selama perkawinan. Istri pertama dari suami yang berpoligami mempunyai hak atas harta gono-gini yang dimilikinya bersama dengan suaminya. Istri kedua dan seterusnya berhak atas harta gono-gininya bersama dengan suaminya sejak perkawinan mereka berlangsung. Kesemua istri memiliki hak yang sama atas harta gono-gini tersebut. Namun, istri istri yang kedua dan seterusnya tidak berhak terhadap harta gono-gini istri yang pertama. Pembagian harta bersama dalam perkawinan poligami untuk kasus cerai mati dibagi menjadi 50 : 50. kata kunci : harta bersama, perkawinan, poligami.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing Skripsi I : Dr. Nur Husni Emilson SH., MH Pembimbing Skripsi II : H. Saifullah Basri, SH., MH
Uncontrolled Keywords: harta bersama, perkawinan, poligami
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Perdata
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Hukum
Date Deposited: 04 Oct 2023 01:15
Last Modified: 04 Oct 2023 01:15
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/26910

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.