KONSEP KEPENTINGAN TERBAIK BAGI ANAK DALAM PERATURAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2019 TENTANG PEDOMAN MENGADILI PERMOHONAN DISPENSASI KAWIN

SITI SOFIYAH, NIM. 91220011 (2022) KONSEP KEPENTINGAN TERBAIK BAGI ANAK DALAM PERATURAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2019 TENTANG PEDOMAN MENGADILI PERMOHONAN DISPENSASI KAWIN. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img]
Preview
Text
91220011_BAB I_DAFUS.pdf

Download (3MB) | Preview
[img] Text
TESIS SITI SOFIYAH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK KONSEP KEPENTINGAN TERBAIK BAGI ANAK DALAM PERATURAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2019 TENTANG PEDOMAN MENGADILI PERMOHONAN DISPENSASI KAWIN Oleh SITI SOFIYAH Untuk menekan perkawinan pada usia anak, Mahkamah Agung memiliki kebijakan tersendiri dengan melahirkan Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2019 tentang Pedoman Mengadili Permohonan Dispensasi Kawin bertujuan untuk memperketat terjadinya perkawinan di usia anak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah konsep kepentingan terbaik bagi anak dalam perkara dispensasi kawin menurut Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2019? dan 2) Apa faktor yang mempengaruhi penerapan konsep kepentingan terbaik bagi anak dalam perkara dispensasi kawin menurut Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2019?. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Konsep kepentingan terbaik bagi anak dalam perkara dispensasi kawin menurut Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2019 yakni dalam pertimbangan maupun diktum penetapan harus memberikan penegasan bahwa nasib anak tersebut sampai dewasa masih dijamin oleh undang-undang dengan memberikan penekanan mengenai kewajiban orang tua sebagaimana dalam Undang-Undang Perlindungan Anak. Sebagai contoh dalam penetapannya hakim bisa memberikan pertimbangan bahwa sekalipun anak telah menikah orang tua masih berkewajiban melindungi hak-haknya apabila dispensasi kawin dikabulkan, sedangkan pada dispensasi kawin ditolak hakim bisa memberikan pertimbangan mengenai kewajiban orang tua untuk mengembalikan haknya seperti hak pendidikan dan pertimbangan tersebut bisa dimuat dalam diktum penetpan yang mewajibkan orang tua untuk kembali menyekolahkan anaknya. dan 2) Faktor yang mempengaruhi penerapan konsep kepentingan terbaik bagi anak dalam perkara dispensasi kawin menurut Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2019, diantaranya adalah pertama, Faktor hukum itu sendiri, Pemahaman mengenai asas kepentingan terbaik bagi anak juga tidak diketahui oleh para orang tua hal ini dikarenakan minimnya pengetahuan orang tua mengenai pemberlakuan hukum positif Indonesia khususnya hukum perkawinan; Kedua, Faktor penegak hukum dimana hakim memiliki kebebasan dalam memutus sesuai fakta persidangan dan hukum yang berlaku; Ketiga, Faktor sarana dan fasilitas dalam rangka menekan angka perkawinan di bawah umur masih kurang; keempat, Faktor msayarakat. masyarakat memiliki stigma dan nilai yang telah berkembang di masyarakat lebih dahulu sebelum diberlakukannya PERMA RI Nomor 5 Tahun 2019 mengenai pernikahan dini anak yang dianggap sebagai hal yang wajar bahwa pernikahan anak pada usia dewasa adalah hal yang dianggap tabu dan memalukan dan Kelima, Faktor budaya. sistem budaya di masyarakat menjadikan posisi anak sangat rentan terhadap ancaman dan serangan kekerasan, baik fisik, seksual maupun psikologis. Kata Kunci: kepentingan terbaik, anak, dispensasi kawin

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing : 1. Dr. Arief Wisnu Wardhana, SH., M.Hum 2. Dr. Holijah, S.H.,M.H.
Uncontrolled Keywords: kepentingan terbaik, anak, dispensasi kawin
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Perdata
Divisions: PPS Hukum (S2)
Depositing User: Mahasiswa Program Pascasarjana
Date Deposited: 13 May 2023 07:54
Last Modified: 13 May 2023 07:54
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/25168

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.