PENGARUH PENGGUNAAN FLY ASH DAN ALKALI AKTIVATOR PADA BETON NON-PASIR TERHADAP KUAT TEKAN DAN LAJU INFILTRASI

MAYA PUTRIANA SARI, NIM. 112018080 (2022) PENGARUH PENGGUNAAN FLY ASH DAN ALKALI AKTIVATOR PADA BETON NON-PASIR TERHADAP KUAT TEKAN DAN LAJU INFILTRASI. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img]
Preview
Text
112018080_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
112018080_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (771kB)
[img] Text
112018080_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (608kB)
[img] Text
112018080_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (711kB)
[img] Text
112018080_BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (361kB)
[img] Text
112018080_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (392kB)
[img] Text
112018080_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (401kB)
[img] Text
112018080_Cover_sampai_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Dewasa ini banyak pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan Negara Indonesia sampai merubah fungsi dari area resapan. Salah satu pembangunan infrastruktur yang dilakukan Negara Indonesia adalah pembangunan jalan. Banyak jalan yang dibangun merupakan jalan yang kedap air terbuat dari aspal atau beton konvensional. Hal ini salah satu pemicu terjadinya genangan, serta kapasitas saluran air yang tidak dapat menampung debit air sehingga air meluap memenuhi jalan dan air tidak dapat menyerap ke dalam tanah. Salah satu inovasi yang digunakan untuk mengurangi atau mengantisipasi permasalahan tersebut ialah menggunakan lapisan jalan yang dapat dilalui oleh air. Bisa digunakan sebagai area resapan, trotoar, atau jalan di lingkungan perumahan yang tidak memiliki lalu lintas yang padat. Adapun inovasi lapisan jalan dari beton yang dapat dilalui oleh air salah satunya beton non-pasir, dengan tidak menggunakan pasir dalam proses pembuatannya menciptakan rongga-rongga udara antar agregat kasar, sehingga air dapat berinfiltrasi ke dalam tanah. Akan tetapi penggunaan semen sebagai bahan utama pembuatan beton memiliki dampak buruk bagi lingkungan. Menurut laporan (Chatham House, 2018) setiap tahun lebih dari 4 miliar ton semen diproduksi, dan menyumbang sekitar 8% emisi karbon dioksida (CO2) di dunia, sehingga digunakan bahan alternatif lain seperti fly ash untuk mengganti pemakaian semen. Pada penelitian juga digunakan larutan alkali aktivator berupa NaOH dan Na2SiO3 dengan kadar molaritas NaOH yang dipakai 8, 12 dan 16 molar serta rasio alkali aktivator 2,5. Berdasarkan hasil pengujian nilai kuat tekan rata-rata yang paling optimum dicapai oleh variasi 12 molar dengan 9 Mpa dengan nilai rata-rata laju infiltrasi yaitu 16,12 mm/det dan variasi ini dapat diaplikasikan pada perkerasan jalan untuk saluran tepi dan bahu jalan sesuai dengan acuan ACI 522R-10.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : 1. Mira Setiawati, S.T., M.T. 2. Ir. Noto Royan, M.T.
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Beton non non-pasir, Kuat tekan beton, Laju Infiltrasi.
Subjects: Teknik Sipil > Bahan-bahan Bangunan
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Teknik
Date Deposited: 18 Jun 2022 04:47
Last Modified: 18 Jun 2022 04:47
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/21257

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.