NABILA KHOIRIYAH UMI, NIM. 502018394 (2022) FUNGSI VISUM ET REPERTUM TERHADAP TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENYEBABKAN KEMATIAN (Analisis Putusan PN Prabumulih Nomor: 21/Pid.SusAnak/2019/PN.Pbm). Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG.
Text
502018394_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
Text
502018394_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (287kB) |
|
Text
502018394_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (147kB) |
|
Text
502018394_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (67kB) |
|
Text
502018394_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (78kB) |
|
Text
502018394_Cover_sampai_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
Text
502018394_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (332kB) |
Abstract
ABSTRAK Fungsi Visum et Repertum merupakan hal yang sangat menentukan dalam mengungkap tindak pidana penganiayaan pada perkara yang terjadi di pengadilan. Oleh karena itu, Visum et Repertum sangat dibutuhkan guna memenuhi alat bukti pada proses persidangan, apakah merupakan tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan kematian atau pembunuhan. Hal ini dapat dilihat dari jangka waktu kematian korban dengan waktu tindak pidana terjadi, untuk melihat jangka waktu ini dapat dilihat dari Visum et Repertum. Ketentuan mengenai Visum et Repertum dikategorikan sebagai alat bukti surat tertuang dalam Pasal 184 KUHAP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi Visum et Repertum terhadap tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan kematian dan alat bukti Visum et Repertum dapat dijadikan sebagai alat bukti terhadap kasus kematian seseorang. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif analitis yaitu dengan cara menganalisis permasalahan dalam penelitian ini dari sudut pandang atau menurut ketentuan hukum/Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku. Berdasarkan penelitian ini, fungsi Visum et Repertum terhadap tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan kematian dapat dilihat dari alat bukti surat berupa Visum et Repertum No. 445.1/114/RSUD-PBM/XII/2019 tanggal 27 Desember 2019 yang dibuat dan ditandatangani oleh dr. Ilham Akbar Erumbia dalam Putusan No. 21/Pid.Sus-Anak/2019/PN.Pbm. Kata kunci : Fungsi, Visum et Repertum, tindak pidana, penganiayaan, kematian.
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Additional Information: | 1. Dr. H. Hambali Yusuf, SH., M.Hum 2. Atika Ismail, SH., MH |
Uncontrolled Keywords: | Fungsi, Visum et Repertum, tindak pidana, penganiayaan, kematian. |
Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana |
Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
Date Deposited: | 14 May 2022 07:30 |
Last Modified: | 14 May 2022 07:30 |
URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/20868 |
Actions (login required)
View Item |