PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA KASUS PENCURIAN DI DESA BERLIAN MAKMUR KECAMATAN SUNGAI LILIN KABUPATEN MUSI BANYUASIN (STUDI KASUS DI POLSEK SUNGAI LILIN)

MIA ANISA RAMADHAN, NIM. 502017017 (2021) PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA KASUS PENCURIAN DI DESA BERLIAN MAKMUR KECAMATAN SUNGAI LILIN KABUPATEN MUSI BANYUASIN (STUDI KASUS DI POLSEK SUNGAI LILIN). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img]
Preview
Text
502017017_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (913kB) | Preview
[img] Text
502017017_BAB II_SAMPAI_BAB TERAKHIR.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (701kB)

Abstract

Salah satu bentuk tindak pidana yang sering terjadi di dalam kehidupan bermasyarakat adalah tindak pidana kasus pencurian. Tindak pidana pencurian diatur dalam Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang menyatakan barang siapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk memiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana denda paling banyak Sembilan ratus rupiah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan menjelaskan :penegakan hukum bagi pelaku kejahatan tindak pidana pencurian. Adapun permasalahan dalam skripsi ini yaitu penyebab Terjadinya Tindak Pidana Kasus Pencurian di Desa Berlian Makmur Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin, serta Penegakan Hukum Bagi Pelaku Kejahatan Tindak Pidana Kasus Pencurian di Desa Berlian Makmur Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin. Teknik pengumpulan data dilakukan mulai dari penelitian kepustakaan (library rescarch), dalam usaha mendapatkan data sekunder dengan cara mengkaji bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan bahan hukum sekunder yang relevanya itu buku-buku, hasil penelitian, dan website sedangkan data lapangan (field research), diperoleh melalui penelitian langsung dari survey dan wawancara pihak-pihak yang berhubungan langsung dengan penelitian. Berdasarkan dari hasil penelitian diketahui bahwa, faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana kasus pencurianya itu :faktor lingkungan, faktor ekonomi, faktor pendidikan, faktor keamanan, faktor mahalnya harga jual buah kelapa sawit, dan faktor belum dimilikinya pekerjaan tetap bagi pelaku tindak pidana pencurian.Faktor penghambat penegakan hukum terhadap pelaku kejahatanya itu, faktor hukumnya itu sendiri, faktor penegak hukum, faktor fasilitas, faktor masyarakat, dan faktor budaya. Penegakan hukum terhadap tindak pidana kasus pencurian bagi pelaku kejahatan yang dilakukan oleh pihak kepolisian Polsek Sungai Lilin adalah melakukan Penyelidikan, penyidikan, penangkapan tersangka, penahanan terhadap tersangka, dan penyerahan berkas perkara kepengadilan Negeri Sekayu, Musi Banyuasin. Penegakan hukum terhadap perkara No. 71/Pid.B/2018/PN Sky Tahun 2018 di Pengadilanya itu sidang pertama pembacaan dakwaan, sidang kedua pemeriksaan saksi-saksi, sidang ketiga pemeriksaan saksi-saksi dan keterangan terdakwa, sidang keempat pembacaan tuntutan, dan sidang kelima pembacaan putusan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : 1. Dr. Hj. Sri Suatmiati, SH., M.Hum 2. Ridwan Hayatuddin, SH., MH
Uncontrolled Keywords: Penegakan Hukum,Tindak Pidana Pencurian
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Pidana
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Hukum
Date Deposited: 22 Sep 2021 04:33
Last Modified: 22 Sep 2021 04:33
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/18392

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.