KEBIJAKAN DIVERSI SEBAGAI UPAYA PENYELESAIAN TERHADAP ANAK YANG BERMASALAH DENGAN HUKUM

NURUL HOTIMAH, NIM. 502017014 (2021) KEBIJAKAN DIVERSI SEBAGAI UPAYA PENYELESAIAN TERHADAP ANAK YANG BERMASALAH DENGAN HUKUM. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img]
Preview
Text
502017014_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (645kB) | Preview
[img] Text
502017014_BAB II_SAMPAI_BAB TERAKHIR.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (239kB)

Abstract

Anak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia dan keberlangsungan sebuah bangsa dan negara. Dengan peran anak yang pentingini, hak anak telah secara tegas dinyatakan dalam konstitusi. Yang menjadi permasalahan adalah bagaimana alasan diversi sebagai upaya penyelesaian terhadap anak yang berhadapan dengan hukum dan bagaimana tujuan diversi sebagai upaya penyelesaian terhadap anak yang bermasalah dengan hukum. Selaras dengan menelusuri prinsip-prinsip hukum, terutama yang bersangkut paut dengan alasan dan tujuan diversi sebagai upaya penyelesaian terhadap anak yang berhdapan dengan hukum, maka jenis penelitiannya adalah penelitian hukum normative yang bersifat deskriptif (menggambarkan) dan tidak bermaksud untuk menguji hipotesa. Teknik pengumpulan data sekunder dititik beratkan pada penelitian kepustakaan (library research) dengan cara mengkaji bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Teknik pengolahan data dilakukan dengan menerapkan metode analisis isi terhadap data tekstual (data kepustakaan) untuk selanjutnya di konstruksikan dalam suatu kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut untuk melakukan perlindungan terhadap anak dari pengaruh proses formal sistem peradilan pidana maka timbul pemikiran manusia atau para ahli hukum dan kemanusiaan untuk membuat aturan formal tindakan mengeluarkan (remove) seorang anak yang melakukan pelanggaran hukum atau melakukan tindak pidana dari proses peradilan pidana dengan memberikan alternatif lain yang dianggap lebih baik untuk anak. Berdasarkan pemikiran tersebut, maka lahirlah konsep diversion yang dalam istilah bahasa Indonesia disebut diversi atau pengalihan dan tujuan diversi adalah menegakkan hukum tanpa melakukan tindakan kekerasan dan menyakitkan dengan memberi kesempatan kepada seseorang untuk memperbaiki kesalahannya tanpa melalui hukuman pidana oleh negara yang mempunyai otoritas penuh

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : 1. M. Soleh Idrus, SH., MS 2. Hj. Susiana Kifli, SH., MH
Uncontrolled Keywords: kebijakan diversi dan anak yang bermasalah dengan hukum
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Pidana
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Hukum
Date Deposited: 07 Oct 2021 04:11
Last Modified: 07 Oct 2021 04:11
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/18261

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.