ANALISIS PENGGUNAAN NEGASI DALAM ACARA DISKUSI RUU CIPTA KERJA DI STASIUN TELEVISI

PIPI JASWANTI, NIM. 312017001 (2021) ANALISIS PENGGUNAAN NEGASI DALAM ACARA DISKUSI RUU CIPTA KERJA DI STASIUN TELEVISI. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img]
Preview
Text
312017001_BAB I_Daftar Pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
BAB II_SAMPAI_BAB TERAKHIR.pdf
Restricted to Registered users only

Download (9MB)
[img] Text
312017001.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

ABSTRAK Jaswanti, Pipi. 2021. Analisis Penggunaan Negasi dalam Acara Diskusi RUU Cipta Kerja di Stasiun Televisi. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Program Sarjana (S1) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palembang. Pembimbing: (I) Dra. Ismaiyati, M.Pd., (II) Dr. Gunawan Ismail, M.Pd., C.Mt. Kata Kunci: analisis, negasi, penyangkalan, diskusi, stasiun televisi. Penelitian ini dilatarbelakangi untuk mengetahui penggunaan negasi dalam acara diskusi RUU Cipta Kerja di stasiun televisi. Acara ini berjenis Talk Show membahas tentang politik yang ada di Indonesia, terdapat percakapan yang dituturkan oleh nasumber dan pembawa acara menggunakan kata penyangkalan atau negasi sebagai penegasan suatu pernyataan yang dituturkan. Talk Show ini ditayangkan oleh TRANS7 dan Kompas TV merupakan dua stasiun televisi swasta nasional di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan negasi dalam acara diskusi RUU Cipta Kerja di stasiun televisi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dalam penelitian ini terdapat dua jenis negasi yakni, formal dan nonformal. Terdapat lima penggunaan negasi dalam Acara Diskusi RUU Cipta Kerja di Mata Najwa TRANS7 diantaranya: 1) membantah 24 data atau 3,33%, 2) menegasi 603 data atau 83,64%, 3) memberi makna interogatif 52 data atau 7,22%, 4) memberi makna imperatif 38 data atau 5,28%, dan 5) memberi makna prediktif 4 data atau 0,55%. Penggunaan negasi dalam Acara Diskusi RUU Cipta Kerja di Rosi Kompas TV yaitu, 1) membantah 94 data atau 8,20%, 2) menegasi 888 data atau 77,50%, 3) memberi makna interogatif 93 data atau 8,11%, 4) memberi makna imperatif 61 data atau 5,32%, dan 5) memberi makna prediktif 10 data atau 0,87%. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat bentuk penggunaan negasi yang memiliki makna penyangkalan terhadap hal yang disampaikan/ diucapkan oleh orang lain.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Dra. Ismaiyati, M.Pd. 2. Dr. Gunawan Ismail, M.Pd., C.Mt.
Uncontrolled Keywords: analisis, negasi, penyangkalan, diskusi, stasiun televisi.
Subjects: Bahasa Indonesia > Pemakaian Bahasa Indonesia Baku
Divisions: Fakultas Ilmu Keguruan Dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa Indonesia (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Date Deposited: 03 Sep 2021 03:49
Last Modified: 12 Jan 2022 06:43
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/17232

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.